Selasa, 10 Mei 2016

Tugas 1 Penerjemahan Bahasa Inggris Berbantuan Komputer

PUTRI AYU AUDINA / 15612757 / 4SA01


Source Language
Machine Translation
Target Language

                CHILDHOOD DEPRESSION

            “Nobody likes me” is a common complaint in middle childhood, when children tend to be popularity-conscious. But when these words were addressed to a school principal by an 8-year-old boy in Florida whose classmates had accused him of stealing from the teacher’s purse, it was a danger signal. The boy vowed that he would never return to school- and he never did. Two days later, he hanged himself by a belt from the top rail of his bunk bed.

                MASA KECIL DEPRESI

"Tidak ada yang suka me" adalah keluhan umum di masa kecil menengah, ketika anak-anak cenderung popularitas sadar. Tapi ketika kata-kata ini ditujukan kepada kepala sekolah oleh anak berusia 8 tahun di Florida yang teman-teman sekelasnya telah menuduhnya mencuri dari dompet guru, itu adalah sinyal bahaya. Anak itu bersumpah bahwa ia tidak akan pernah kembali ke sekolah- dan dia tidak pernah melakukannya. Dua hari kemudian, ia gantung diri oleh sabuk dari rel atas tempat tidurnya.

                            DEPRESI  MASA KANAK-KANAK
           
“ Tidak ada yang  suka  padaku “ adalah keluhan umum di pertengahan masa kanak-kanak, ketika anak – anak cenderung sadar popularitas. Tetapi ketika kata – kata  ini ditujukan  kepada  seorang  kepala sekolah  oleh  anak  laki - laki  berusia 8 tahun di Florida yang   per nah  dituduh  mencuri dari dompet  guru  oleh  teman – teman  sekelasnya,  itu adalah  sinyal  bahaya. Anak itu bersumpah bahwa  ia tidak akan  per nah kembali ke sekolah dan ia tidak pernah melakukannya. Dua hari kemudian , ia gantung diri menggunakan  sabuk dari gantungan atas tempat tidurnya
           Fortunately, depressed children rarely go to such length, though suicide among young people is on the increase. How can we tell the difference between a harmless period of the “blues” (which we all experience at times) and a major affective disorder-that is a disorder of mood? The basic symptoms of an affective disorder are similar from childhood through adulthood, but some features are age-specific (DSM III-R,1987).
Untungnya, anak-anak tertekan jarang pergi ke panjang tersebut, meskipun bunuh diri di kalangan anak muda ini terus meningkat. Bagaimana kita bisa membedakan antara periode berbahaya dari "blues" (yang kita semua pengalaman di kali) dan gangguan-yang afektif utama adalah gangguan mood? Gejala-gejala dasar dari sebuah gangguan afektif yang sama dari masa kanak-kanak sampai dewasa, namun beberapa fitur yang spesifik umur (DSM III-R, 1987).
           Untungnya , anak – anak yang tertekan jarang mengambil jalan pintas seperti itu, meskipun bunuh diri di kalangan anak muda terus meningkat. Bagaimana kita bisa membedakan antara periode berbahaya dari “perasaan sedih” (yang  kita semua alami pada saat itu) dan gangguan – gangguan afektif  utama  yaitu  gangguan suasana hati? Gejala – gejala dasar dari sebuah gangguan afektif  dari masa  kanak -  kanak hingga  dewasa  adalah  sama, namun beberapa gejala terjadi  pada usia tertentu (DSM III-R, 1987).
         Friendlessness is only one sign of childhood depression. This disorder is also characterized by inability to have fun or to concentrate, and by an absence of normals emotional reactions. Depressed children are frequently tired, extremely active, or inactive. They walk very little, cry a great deal, have trouble concentrating, sleep too much or too little, lose their appetite, start doing poorly in school, look unhappy, complain of physical ailments, feel overwhelmingly guilty, suffer severe separation anxiety (which may take the form of school phobia), or think often about death or suicide. Any four or five of these symptoms may support a diagnosis of depression, especially when they represent a marked change from the child’s usual pattern. Parents do not always recognize “minor” problems like sleep disturbances, loss of appetite, and irritability as signs of depression, but children themselves are often able to decribe how they feel.
Friendlessness hanya satu tanda depresi anak. Gangguan ini juga ditandai dengan ketidakmampuan untuk bersenang-senang atau untuk berkonsentrasi, dan dengan tidak adanya normals reaksi emosional. anak yang mengalami depresi sering lelah, sangat aktif, atau tidak aktif. Mereka berjalan sangat sedikit, menangis banyak, sulit berkonsentrasi, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, kehilangan nafsu makan, mulai melakukan buruk di sekolah, terlihat bahagia, mengeluhkan penyakit fisik, merasa sangat bersalah, menderita kecemasan pemisahan parah (yang mungkin mengambil bentuk fobia sekolah), atau sering berpikir tentang kematian atau bunuh diri. Setiap empat atau lima dari gejala-gejala ini dapat mendukung diagnosis depresi, terutama ketika mereka mewakili perubahan yang nyata dari pola yang biasa anak. Orang tua tidak selalu mengenali "kecil" masalah seperti gangguan tidur, kehilangan nafsu makan, dan mudah tersinggung sebagai tanda-tanda depresi, tetapi anak-anak sendiri sering dapat decribe bagaimana perasaan mereka.
           Ketidakmampuan memiliki teman hanyalah  satu  tanda dari depresi masa kanak-kanak. Gangguan ini juga ditandai dengan ketidakmampuan untuk bersenang – senang atau  untuk berkonsentrasi, dan dengan  tidak  adanya reaksi emosional yang normal. Anak yang mengalami depresi sering merasakan lelah, sangat aktif atau  tidak  aktif. Mereka berjalan sangat sedikit, banyak menangis, memiliki masalah dalam berkonsentrasi, tidur terlalu banyak atau terlalu sedikit, kehilangan nafsu  makan, mulai melakukan  hal  buruk di sekolah, terlihat tidak bahagia, mengeluhkan  penyakit fisik, merasa sangat bersalah , menderita kecemasan  akan  perpisahan  yang  parah  ( yang mungkin menjadi bentuk fobia sekolah), atau sering berpikir tentang kematian atau bunuh diri. Setiap empat atau lima dari gejala yang mungkin mendukung diagnosis depresi, terutama ketika mereka menunjukan sebuah tanda perubahan dari pola anak yang  biasanya. Orang tua tidak selalu mengenali masalah “kecil” seperti  gangguan  tidur, hilangnya nafsu makan, dan  mudah tersinggung sebagai tanda depresi, tetapi anak – anak sering mampu  menggambarkan  sendiri  apa yang mereka rasakan.
           No one is sure of the exact cause of depression in children or adults. There is some evidence for a biochemical predisposition, which may be triggered by specific experiences. Depression school-age-children are children likely to lack socialand academic competence, but it is not clear whether incompetence causes depression or vice versa. The parents of depressed children are more likely to be depressed themselves, suggesting a possible genetic factor, a reflection of general stress in ill families, or the result of poor parenting practices by disturbed parents.
Tidak ada yang yakin penyebab pasti depresi pada anak-anak atau orang dewasa. Ada beberapa bukti untuk kecenderungan biokimia, yang dapat dipicu oleh pengalaman tertentu. Depresi usia sekolah-anak adalah anak-anak cenderung kurang kompetensi akademik socialand, tetapi tidak jelas apakah ketidakmampuan menyebabkan depresi atau sebaliknya. Orang tua dari anak yang mengalami depresi lebih mungkin mengalami depresi sendiri, menunjukkan faktor yang mungkin genetik, merupakan cerminan dari stres umum dalam keluarga yang sakit, atau hasil dari praktik orangtua miskin oleh orang tua terganggu.
           Tidak ada yang  yakin  penyebab pasti depresi pada anak – anak atau dewasa. Ada beberapa bukti  pada kecenderungan  biokimia, yang  mungkin dapat dipicu oleh pengalaman tertentu. Depresi  pada usia sekolah anak  adalah  anak – anak cenderung  kurang  memiliki kompetensi sosial dan akademik, tetapi  tidak  jelas  apakah  ketidakmampuan  tersebut  menyebabkan depresi atau sebaliknya. Orang tua dari  anak – anak  yang  mengalami depresi lebih mungkin mengalami depresi pada diri mereka sendiri, menunjukan sebuah  kemungkinan  faktor genetik, sebuah cerminan dari  stress umum dalam  keluarga yang  sakit, atau  hasil dari  praktik  pengasuhan  yang  buruk oleh orang tua yang terganggu.

Sabtu, 19 Desember 2015

TUGAS 3 Pembelajaran Bahasa Inggris Berbantuan Komputer


NAMA       :  PUTRI AYU AUDINA
KELAS       :   4SA01
NPM           :  15612757

15612757
NO. 7   TYPE A
7.      If a crisis occursthose unfamiliar with the procedures  wouldn’t                                                   A                 B                                                           
      
 know  how  to handle   the situation.           
           
C                   D 
Answer             :  B. Occurs
It should be       :  Occurred
                             ( If a crisis occurred, those unfamiliar with the procedures
                             wouldn’t  know  how to handle the situation.)

NO.5  TYPE B
        5. Please give me   a few   coffee  and  some donuts  if you have any left.
                             A          B                                                        D           
            Answer           :   B.  a few
            It should be     :  a  little
                                      ( Please give me  a little  coffee and  some donuts  if you
                                        have any left )

NO. 7   TYPE C
         7.  If   Rudy   would  have  studied  German  in college, he wouldn’t have      
                                              A                                        B   
               found the  scientific   terminology   so difficult to understand.
                                     C                                                 D
Answer           :    A. would have studied
It should be     :   had studied

                           ( If   Rudy  had  studied  German  in college, he wouldn’t have
                             found  the  scientific   terminology   so difficult to understand.)

TUGAS 2 Pembelajaran Bahasa Inggris Berbantuan Komputer


Nama  :  Putri Ayu Audina
NPM    :  15612757
Kelas   :  4SA01

Tugas 2.  Indirect Speech

Bambang said that around 80 percent of the areas comprise mountains, hills and cliffs. The misty weather had also made it impossible for their planes to fly.


From the Direct Speech :
“Around 80 percent of the areas comprise mountains, hills and cliffs. The misty weather has also made it impossible for our planes to fly,” said Bambang.

TUGAS 1 Pembelajaran Bahasa Inggris Berbantuan Komputer


Nama : Putri Ayu Audina
NPM : 15612757
Kelas : 4SA01

Tugas 1.  Direct Speech

“People want to join the batik trend, but due to a lack of understanding, they buy batik without knowing if it was hand drawn, stamped or printed", Iwet said.


Jumat, 22 Mei 2015

Landasan Pemikiran Komunikasi Bisnis


A.Dasar Pemikiran Komunikasi

Komunikasi di dalam suatu organisasi memiliki peran tersendiri dan penting, pada saat kita menganalisa lebih jauh terdapat korelasi antara komunikasi dengan manajemen, pengorganisasian dan konsep lainnya. Banyak alasan dan sebab komunikasi dibutuhkan dan terjadi di dalam kegiatan proses organisasi, salah satu tujuan  komunikasi adalah memberikan informasi kepada para klien, kolega, bawahan dan penyelia, tujuan yang lain seperti diberi informasi atau mempengaruhi orang lain. Komunikasi dalam organisasi bisnis ditujukan untuk menyelesaikan masalah dan membuat keputusan. Komunikasi bisnis juga dapat dipergunakan sebagai alat mengevaluasi perilaku secara efektif, hal ini setiap anggota organisasi – perusahaan memerlukan suatu penilaian untuk dapat mengetahui hal apa saja yang akan dilakukan dan kapan koreksi terhadap prestasi mereka diperlukan, penilaian ini memerlukan suatu kepekaan dan keahlian komunikasi.

B. Pengertian Dan Cakupan Bisnis

Pendidikan bisnis atau mengenai bisnis organisasi jika lihat dari perkembanganya mulai meningkat pada saat dimulainya penggunaan mesin ketik pada tahun 1714, dan terus berkembang mengikuti arah perkembangan social dan budaya yang diciptakan oleh manusia, maka dengan demikian orientasi tentang pendidikan bisnis dan bisnis organisasi akan terus berkembang sesuai dengan tuntutan masyarakat baik secara local maupun internasional.
Pengetahuan tentang bisnis sangat berkorelasi dengan pengetahuan lain seperti ilmu manajemen, ekonomi, budaya, komunikasi dan teknologi, yang juga berkembang mengikuti arah perkembangan masyarakat dan Negara. Maka pendidikan dan pelatihan tentang bisnis, apapun bentuknya secara keseluruhan sebenarnya tidak lepas dari memberikan pelatihan untuk pekerjaan khusus dan mengembangkan keterampilan.

Beberapa ahli telah mengatakan bahwa bisnis sudah menjadi masalah global. Hal ini disebabkan oleh :
1.       Kemajuan di bidang sain dan teknologi semakin pesat, yang menciptakan system dan proses produksi yang efisien dan efektif, hal ini kapasitas produksi dapat melampaui batas kebutuhan dalam negeri sehingga dibutuhkan pemasaran global, yaitu ekspor.
2.       Teknologi telah mempercepat pembangunan sarana dan prasarana transportasi, mobilitas semakin cepat dan efisiensi.
3.       Kemajuan transformasi informasi dan komunikasi sangat pesat, tidak mengenal batas geografis dan telah mempengaruhi pola bisnis manusia.

Dalam kegiatan bisnis sebenarnya merupakan suatu proses social, bisnis dan komunikasi, yang sama – sama memulai kegiatanya dengan melakukan produksi. Untuk komunikasi yang diproduksi adalah informasi dan dalam bisnis yang diproduksi adalah barang dan jasa. Dalam konteks dewasa ini informasi sudah menjadi sumber daya atau kategori jenis barang dan jasa yang sangat dibutuhkan oleh individu dan organisasi. Serta komunikasi dan bisnis, menyampaikan produknya kepada orang lain. Komunikai dan bisnis sama – sama menimbulkan reaksi tertentu dan sama – sama memiliki hambatan yang spesifik.


C.Bisnis Dalam Pandangan Komunikasi

Dalam konsep dan azas komunikasi modern yang lebih menekankan pada kebutuhan komunikan dan kesiapan dari komunikan dalam proses komunikasi, hal ini lebih pentinga dari fungsi pesan dan tujuan dari komunikator, ini disebabkan oleh prinsip – prinsip yang lebih modern yang lebih mempertimbangkan dan memperhitungkan pada peluang dari pada produksinya. Walaupun konsep permintaan berkaitan dengan konsep permintaan (Anda dapat mempelajari ekonomi mikro), tetapi dalam kenyataan di pasar tidak secara otomatis jika pada saat kelebihan barang dan jasa secara langsung akan membuat pasar menjadi jenuh atau sebaliknya dengan kelangkaan barang dan jasa akan menyebabkan timbulnya suatu peluang pasar, mengapa demikian, hal ini disebabkan oleh :

1.    Secara realita psikologis suatu kebutuhan dapat diciptakan.
Kebutuhan akan barang secara individual, dalam kontek ini peluang pasar dapat di buat dengan mekanisme komunikasi secara berkesinambungan dengan membentuk nilai – nilai social, preferensi dan fungsi.
2.    Peluang pasar ditentukan oleh citra, kebutuhan dan perilaku konsumen tentang barang dan jasa. Jika suatu produk dapat menyakinkan konsumen dalam hal kredibilitas, memiliki fungsi, ada jaminan keamanan dan memiliki keunggulan lain, maka peluang pasar akan terbentuk.

Secara umum selalu timbul permasalahan dimana konsumen – pasar tidak mengetahui informasi dan keberadaa barang dan jasa di pasar, yang disebabkan umumnya kurang baik dan kurang memadai dalam menjalankan strategi komunikasi. Hal ini harus dikembangkan strategi komunikasi yang baik dan efektif ke pasar, yaitu dengan menjalankan promosi, seperti :
a.          Kegiatan hubungan antar manusia
b.         Kegiatan hubungan masyarakat
c.         Kegiatan advertensi atau iklan
d.         Kegiatan promosi melalui media elektronik
e.         Kegiatan promosi dan penjualan melalui media internet
f.         Mengembangkan system informasi perusahaan
g.        Mengembangkan keahlian komunikator dalam bisnis


D.Komunikasi Dan Pemasaran 

Konsep pemasaran dapat dikatakan bertumpu pada konsep pokok kebutuhan, keinginan dan tingkat permintaan terhadap produk atau nilai yang tergantung pada tingkat kepuasan tertentu yang kemudian menimbulkan transaksi. Pelembagaan suatu transaksi menimbulkan konsep pasar, jadi pasar secara harpiah adalah tempat atau lokasi. Pasar adalah tempat bertemukan konsumen atau seseorang yang membutuhkan sesuatu dan seseorang yang memiliki sesuatu, dalam mekanisme modern terdapat alat pertukaran yaitu uang atau sejenisnya yang dapaty diterima sebagai alat transaksi.


E.Konsep Difusi dan Inovasi Dalam Komunikasi

Konsep difusi dan inovasi merupakan suatu studi yang mengkaji efek dari komunikasi massa, Difusi Inovasi adalah teori tentang bagaimana sebuah ide dan teknologi baru tersebar dalam sebuah kebudayaan. Teori ini dipopulerkan oleh Everett Rogers pada tahun 1964 dalam bukunya yang berjudul Diffusion of Innovations. Everett Rogers mendefinisikan difusi sebagaiproses dimana sebuah inovasi dikomunikasikan melalui berbagai saluran dan jangka waktutertentu dalam sebuah sistem sosial .
Komunikasi dapat diasumsikan memiliki kekuatan yang dapat dipergunakan secara sadar untuk mempengaruhi dan mengubah perilaku masyarakat terutama dalam hal penerimaan dan pembayaran teknologi baru.


Sumber :

Proses Komunikasi Dalam Perusahaan



Kegiatan Komunikasi dalam Perusahaan

Banyak prinsip manajemen yang harus diperhatikan, terlebih dalam membicarakan komunikasi yang diselenggarakan oleh suatu perusahaan. Sebagai suatu organisasi, setiap perusahaan mempunyai hierarchie (tingkatan) yang mengakibatkan komunikasi didalamnya. Semua ini mempunyai akibat terhadap penyelenggaraan komunikasi yang juga dapat mempengaruhi hubungan antar manusia didalam dan diluar perusahaan. Hal ini berarti bahwa setiap kegiatan komunikasi senantiasa melibatkan orang lain. Apabila pada satu pihak kegiatan komunikasi menjadi suatu mekanisme sosialisasi, integrasidan peningkatan kerjasama, maka pada pihak yang lain kegiatan itu merupakan pencerminan dari situasi sosialisasi dan kerjasama yang dimaksud. Dengan demikian, maka setiap kegiatan komunikasi mempunyai dua aspek yaitu aspek aktif dan aspek pasif, aspek aktif merupakan kegiatan yang bertujuan untuk mempengaruhi situasi dan dapat mengubahnya, sedangkan aspek pasif adalah pencerminan situasi social yang memanfaatkan komunikasi tersebut.


Proses Komunikasi dalam Perusahaan

1. Ide atau kejadian yang akan diberitakan
2. Komunikator yang akan mengadakan kegiatan perumusan berita
3. Pesan yang dirumuskan dan disalurkan
4. Menginterprestasikan pesan
5. Tujuan kegiatan pemberitaan

Karena adanya garis wewenang dalam suatu perusahaan. Dengan sendirinya pola komunikasi berimpit dengan pola garis wewenang (structured). Oleh sebab itu komunikasi terbanyak mengalir secara vertical dari atas kebawah. Melalui garis komunikasi diberikan segala petunjuk, intruksi dan sebagainya. Arus komunikasi sebaliknya, dari bawah keatas membawa informasi untuk atasan yang kemudian menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil keputusan. Isi komunikasi vertical dari atas kebawah biasanya mengandung unsur pengarahan, kritik terhadap pekerjaan yang kurang baik dilksanakan bawahan, informasi yang penting, yang mendidik, meyakinkan dan diarahkan pada peningkatan partisipasi serta afiliasi atau kohesi ( hubungan) karyawan perusahaan.

Dalam hubungan ini perlu disebut pentingnya suatu bagan organisasi yang menjelaskan :
1.Garis hierarchie atau tingkatan
2.Wewenang
3.Hubungan kerja antar bagian

Dengan demikian pola komunikasi dapat diketahui melalui relevansi jenis dan materi pekerjaan. Hal ini akan menjelaskan sekaligus apabila ada orang – orang dari bagian lain yang kurang hubungannya antara satu dengan yang lain dalam bidang pekerjaan mempunyai hubungan yang erat, bahwa ada sesuatu yang lebih penting dari pada kepentingan pekerjaan yang mengikatnya. Sehubungan dengan ini perlu disebut apa yang dinamakan “grapevine” (komunikasi desas – desus atau benalu komunikasi).

Komunikasi Antar Manusia

Suatu lembaga bisnis harus mampu menciptakan komunikasi antar manusia (human relation) yang kondusif, baik yang bersifat internal (menjalin hubungan baik dengan anggota komunitas) maupun yang bersifat eksternal (menjalin hubungan dengan orang diluar komunitasnya).

Komunikasi antar manusia yang bersifat internal bertujuan mempertahankan integrasi secara psikologis maupun social. Efek dari stabilitas ini adalah tingkat produktivitas (baik kuantitas maupun kualitasnya ) yang akan meningkat. Agar kepuasan, loyalitas dan integritas individu semakin baik, amat pentinglah bahwa dalam komunikasi antar manusia itu berlaku pengakuan eksistensi individu didalam lingkungannya. Sementara itu, komunikasi antar manusia yang bersifat eksternal diperlukan karena pusat pembelian biasanya terdiri atas beberapa orang dengan kedudukan, wewenang, empati, dan sikap yang berbeda – beda.

Ada kalanya komunikasi interpersonal kurang mencukupi tuntutan bisnis, karena mempunyai target konsumen yang besar dengan segmentasi pasar yang secara geografis sangat luas dan tercerai berai (tidak mengelompok) oleh karena itu tidak perlu ragu – ragu untuk menentukan strategi massa.

Fungsi hubungan masyarakat mengandung 3 unsur yaitu :
1.Mempengaruhi pendapat
2.Cara mempengaruhi dengan penyajian yang dapat diterima
3.Komunikasi yang digunakan dua orang atau timbal balik

Komunikasi Untuk Menyelesaikan Masalah

Tujuan :
-  untuk mempelajari kapan komunikasi tepat untuk berhubungan dengan masalah – maslah
    bisnis
-  untuk mempelajari bagaiman cara menciptakan suasana agar pertemuan pertemuan dapat
    berhasil
-  untuk mempelajari bagaiman menyusun agenda rapat
-  untuk mempelajari bagaimana menyusun sebuah kelompok diskusi
-  untuk mempelajari yang bersifat sebagai pimpinan dan untuk mengetahui keadaan suatu
    kelompok.

Ada keuntungan dan kerugian dalam metode kelompok, alas an utama yang sering disebutkan untuk menggunakan metode – metode kelompok antara lain :
1.keputusan yang berkualitas lebih baik.
2.keputusan kelompok membuat perkembangan dukungan yang lebih besar.
 3.keputusan kelompok dapat menghasilkan suatu tekad yang kuat untuk melaksanakan keputusan tersebut.
4.metode rapat atau kelompok menimbulkan resiko yang lebih efektif dalam proses pengambilan keputusan.

Adapun kerugian metode kelompok ini ada sejumlah pembatasan untuk mempertimbangkannya :
1.metode kelompok memakan waktu yang cukup panjang.
2.metode kelompok atau rapat meminta keahlian atau ketrampilan pemimpin.
3.keputusan kelompok kadang – kadang menggambarkan rata – rata keahlian dalam kelompok.
4.keputusan kelompok dapat membuat kesalahan dalam menghasilkan dugaan.

Salah satu cara terbaik untuk memudahkan kelompok yang efektif adalah dengan menciptakan suatu lingkungan yang baik dalam mencapai tujuan. Ada beberapa factor yang perlu diperhtikan, antara lain :
1.    motivasi
Sebuah kelompok akan mendapatkan awal yang baik jika para anggotanya mempunyai rasa saling memerlukan dan motivasi untuk mengadakan rapat.
2.    lokasi rapat
3.    merencanakan rapat
Perencanaan adalah salah satu elemen suatu pokok kesuksesan rapat kelompok.


Sumber : - E-learning Gunadarm





Keuntungan Menjadi Motivator Komunikasi Dunia Bisnis


Point Of Sale Material

Point of sale material atau disebut juga point of purchase material bentuk komunikasi adanya suatu produk atau jasa tertentu yang ditawarkan kepada masyarakat.
Point of saleh material biasanya dipasang atau diletakkan di tempat-tempat yang strategis di dekat produk yang ditawarkan di toko pengecer. Bentuknya antara lain : poster, display, shelf strip, hanging flag, leaflet, asbak, dengan logo atau nama perusahaan atau pesan iklan tertentu. Point of sale material yan baik merupakan bentuk komunikasi dunia bisnis yang vital dan sangat efesien untuk mengiring minat pembeli, mengarahkan agar konsumen membeli produk dengan merek tertentu.

Produsen Menyesuaikan Diri dengan Lingkungan

Sebagai konsumen seringkali menghadapi keragu-raguan, kebingungan dalam menentukan pilihan, hal ini disebabkan terbatasnya pengertian dan pemahaman terhadap kemampuan barang untuk memenuhi kebutuhan.Cara-cara memaksa, menyudutkan konsumen tanpa memberi penjelasan yang benar tentang produk tersebut dapat berakibat macetnya komunikasi antara produsen dan konsumen.Hal ini disebabkan kekecewaan konsumen karena merasa tertipu oleh bujukan iklan perusahaan tersebut.
Langkah awal yang harus ditempuh adalah mengetahui dan memperbaiki kebiasaan komunikasi yang buruk, karena kebiasaan ini menjadi konsumen semakin pasif.

Kemudian langkah-langkah selanjutnya :

·         Jangan memberikan alasan yang sama
·         Jangan menilai kualitas produk secara berlebihan
·         Jangan menjatuhkan produk sejenis dari perusahaan lain
·         Sampaikan informasi yang sewajarnya
·         Tanggapi dengan segera setiap keluhan konsumen
·         Bertindak secara mantap.

Perilaku Konsumen

Inti persoalan pemasaran adalah bagaimana konsumen memberikan jawaban terhadap berbagai rangsangan pemasaran yang bisa diatur oleh perusahaan?Perilaku pembeli sangat dipengaruhi oleh factor-faktor kebudayaan, social, pribadi dan psikologis.
Strategi pemasaran biasanya tidak akan melupakan peranan opinion leadership. Kadang-kadang mereka memang bukan individu yang memiliki otoritas formal.Tetapi Karena keahliannya, kearifannya atau mungkin karismanya mereka jadi sangat dipercaya oleh masyarakat lingkungannya untuk memberi nasihat-nasihat tentang pemecahan suatu masalah.
Keberhasilan suatu produk ditentukan oleh citra (image) yang positif dari konsumen (pemakai). Bila citra sebuah produk sudah tertanam, konsumen akan mengalami ketergantungan yang sangat kuat akan produk tersebut. Oleh sebab itu, bila ekspansi pasar telah dilakukan, harus segera dilakukan juga penelitian (action research) untuk mengetahui poisisi produk dalam format citra dalam masyarakat.

Menentukan Strategi Komunikasi

Strategi komunikasi yang digunakan dalam kegiatan bisnis mempunyai berbagai tujuan.Selain memberikan informasi yang tepat (pemilihan messages) agar komunikasi memperoleh gambaran yang benar terhadap produk yang ada, komunikasi juga dimaksudkan untuk menghindari efek-efek psikologis yang cenderung disertai prasangka-prasangka yang mengakibatkan tidak tercapainya saling pengertian (mutual understanding).
Komunikasi seringkali diberi makna terlalu sederhana. Komunikasi sesungguhnya merupakan salah satu cara yang dapat dipergunakan oleh setiap orang untuk mencapai suatu consensus, sehingga memperoleh apa yang diinginkannya.
Namun demikian, perlu ditegaskan juga bahwa komunikasi semacam itu baru merupan manifestasi dari naluri. Artinya setiap orang dapat melakukannya tanpa melalui proses belajar dan berlatih terlebih dahulu. Dengan adanya modernisasi teknologi di pelbagai bidang telah membuat manusia menciptakan alat-alat untuk mencapai keberhasilan komunikasi.

Beberapa hambatan komunikasi :
1. Bahasa (semantic)
2. Kebisingan (noise factor)
3. Teknik (technical factor)
4. Ketidaksamaan ruang lingkup pengalaman (field of experience)
5. Ketidaksamaan pengetahuan (frame of reference)

Syarat-syarat agar supaya komunikasi menjadi efektif adalah :
1. Menciptakan suasana komunikasi yang menguntungkan
2. Menggunakan bahasa yang mudah ditangkap dan dimengerti
3. Pesan yang disampaikan dapat menggugah perhatian atau minat di pihak komunikan
4. Pesan dapat menggugah kepentingan di pihak komunikan yang dapat menguntungkan
5. Pesan dapat menumbuhkan suatu penghargaa atau reward di pihak komunikan.