|
Source
Language
|
Machine
Translation
|
Target
Language
|
|
CHILDHOOD DEPRESSION
“Nobody
likes me” is a common complaint in middle childhood, when children tend to be
popularity-conscious. But when these words were addressed to a school
principal by an 8-year-old boy in Florida whose classmates had accused him of
stealing from the teacher’s purse, it was a danger signal. The boy vowed that
he would never return to school- and he never did. Two days later, he hanged
himself by a belt from the top rail of his bunk bed.
|
MASA KECIL DEPRESI
"Tidak ada yang suka me" adalah keluhan
umum di masa kecil menengah, ketika anak-anak cenderung popularitas sadar.
Tapi ketika kata-kata ini ditujukan kepada kepala sekolah oleh anak berusia 8
tahun di Florida yang teman-teman sekelasnya telah menuduhnya mencuri dari
dompet guru, itu adalah sinyal bahaya. Anak itu bersumpah bahwa ia tidak akan
pernah kembali ke sekolah- dan dia tidak pernah melakukannya. Dua hari
kemudian, ia gantung diri oleh sabuk dari rel atas tempat tidurnya.
|
DEPRESI MASA KANAK-KANAK
“
Tidak ada yang suka padaku “ adalah keluhan umum di pertengahan
masa kanak-kanak, ketika anak – anak cenderung sadar popularitas. Tetapi
ketika kata – kata ini ditujukan kepada seorang kepala sekolah oleh
anak laki - laki berusia 8 tahun di Florida yang per nah dituduh mencuri dari dompet guru oleh teman – teman sekelasnya, itu adalah
sinyal bahaya. Anak itu
bersumpah bahwa ia tidak akan per nah kembali ke sekolah dan ia tidak
pernah melakukannya. Dua hari kemudian , ia gantung diri menggunakan sabuk dari gantungan atas tempat tidurnya
|
|
Fortunately, depressed children
rarely go to such length, though suicide among young people is on the
increase. How can we tell the difference between a harmless period of the
“blues” (which we all experience at times) and a major affective
disorder-that is a disorder of mood? The basic symptoms of an affective
disorder are similar from childhood through adulthood, but some features are
age-specific (DSM III-R,1987).
|
Untungnya,
anak-anak tertekan jarang pergi ke panjang tersebut, meskipun bunuh diri di
kalangan anak muda ini terus meningkat. Bagaimana kita bisa membedakan antara
periode berbahaya dari "blues" (yang kita semua pengalaman di kali)
dan gangguan-yang afektif utama adalah gangguan mood? Gejala-gejala dasar
dari sebuah gangguan afektif yang sama dari masa kanak-kanak sampai dewasa,
namun beberapa fitur yang spesifik umur (DSM III-R, 1987).
|
Untungnya , anak – anak yang tertekan jarang mengambil jalan pintas
seperti itu, meskipun bunuh diri di kalangan anak muda terus meningkat.
Bagaimana kita bisa membedakan antara periode berbahaya dari “perasaan sedih”
(yang kita semua alami pada saat itu)
dan gangguan – gangguan afektif
utama yaitu gangguan suasana hati? Gejala – gejala dasar
dari sebuah gangguan afektif dari
masa kanak - kanak hingga
dewasa adalah sama, namun beberapa gejala terjadi pada usia tertentu (DSM III-R, 1987).
|
|
Friendlessness is only one sign of childhood depression. This disorder
is also characterized by inability to have fun or to concentrate, and by an
absence of normals emotional reactions. Depressed children are frequently
tired, extremely active, or inactive. They walk very little, cry a great
deal, have trouble concentrating, sleep too much or too little, lose their
appetite, start doing poorly in school, look unhappy, complain of physical
ailments, feel overwhelmingly guilty, suffer severe separation anxiety (which
may take the form of school phobia), or think often about death or suicide.
Any four or five of these symptoms may support a diagnosis of depression,
especially when they represent a marked change from the child’s usual
pattern. Parents do not always recognize “minor” problems like sleep
disturbances, loss of appetite, and irritability as signs of depression, but
children themselves are often able to decribe how they feel.
|
Friendlessness
hanya satu tanda depresi anak. Gangguan ini juga ditandai dengan
ketidakmampuan untuk bersenang-senang atau untuk berkonsentrasi, dan dengan
tidak adanya normals reaksi emosional. anak yang mengalami depresi sering
lelah, sangat aktif, atau tidak aktif. Mereka berjalan sangat sedikit,
menangis banyak, sulit berkonsentrasi, tidur terlalu banyak atau terlalu
sedikit, kehilangan nafsu makan, mulai melakukan buruk di sekolah, terlihat
bahagia, mengeluhkan penyakit fisik, merasa sangat bersalah, menderita
kecemasan pemisahan parah (yang mungkin mengambil bentuk fobia sekolah), atau
sering berpikir tentang kematian atau bunuh diri. Setiap empat atau lima dari
gejala-gejala ini dapat mendukung diagnosis depresi, terutama ketika mereka
mewakili perubahan yang nyata dari pola yang biasa anak. Orang tua tidak
selalu mengenali "kecil" masalah seperti gangguan tidur, kehilangan
nafsu makan, dan mudah tersinggung sebagai tanda-tanda depresi, tetapi
anak-anak sendiri sering dapat decribe bagaimana perasaan mereka.
|
Ketidakmampuan memiliki teman hanyalah
satu tanda dari depresi masa
kanak-kanak. Gangguan ini juga ditandai dengan ketidakmampuan untuk bersenang
– senang atau untuk berkonsentrasi,
dan dengan tidak adanya reaksi emosional yang normal. Anak
yang mengalami depresi sering merasakan lelah, sangat aktif atau tidak aktif. Mereka berjalan sangat sedikit,
banyak menangis, memiliki masalah dalam berkonsentrasi, tidur terlalu banyak
atau terlalu sedikit, kehilangan nafsu
makan, mulai melakukan hal buruk di sekolah, terlihat tidak bahagia,
mengeluhkan penyakit fisik, merasa
sangat bersalah , menderita kecemasan
akan perpisahan yang
parah ( yang mungkin menjadi
bentuk fobia sekolah), atau sering berpikir tentang kematian atau bunuh diri.
Setiap empat atau lima dari gejala yang mungkin mendukung diagnosis depresi,
terutama ketika mereka menunjukan sebuah tanda perubahan dari pola anak
yang biasanya. Orang tua tidak selalu
mengenali masalah “kecil” seperti
gangguan tidur, hilangnya nafsu
makan, dan mudah tersinggung sebagai
tanda depresi, tetapi anak – anak sering mampu menggambarkan sendiri
apa yang mereka rasakan.
|
|
No one is sure of the exact cause of
depression in children or adults. There is some evidence for a biochemical
predisposition, which may be triggered by specific experiences. Depression
school-age-children are children likely to lack socialand academic
competence, but it is not clear whether incompetence causes depression or
vice versa. The parents of depressed children are more likely to be depressed
themselves, suggesting a possible genetic factor, a reflection of general
stress in ill families, or the result of poor parenting practices by
disturbed parents.
|
Tidak
ada yang yakin penyebab pasti depresi pada anak-anak atau orang dewasa. Ada
beberapa bukti untuk kecenderungan biokimia, yang dapat dipicu oleh
pengalaman tertentu. Depresi usia sekolah-anak adalah anak-anak cenderung
kurang kompetensi akademik socialand, tetapi tidak jelas apakah
ketidakmampuan menyebabkan depresi atau sebaliknya. Orang tua dari anak yang
mengalami depresi lebih mungkin mengalami depresi sendiri, menunjukkan faktor
yang mungkin genetik, merupakan cerminan dari stres umum dalam keluarga yang
sakit, atau hasil dari praktik orangtua miskin oleh orang tua terganggu.
|
Tidak ada yang yakin penyebab pasti depresi pada anak – anak
atau dewasa. Ada beberapa bukti pada
kecenderungan biokimia, yang mungkin dapat dipicu oleh pengalaman
tertentu. Depresi pada usia sekolah
anak adalah anak – anak cenderung kurang
memiliki kompetensi sosial dan akademik, tetapi tidak jelas apakah
ketidakmampuan tersebut menyebabkan depresi atau sebaliknya. Orang
tua dari anak – anak yang
mengalami depresi lebih mungkin mengalami depresi pada diri mereka sendiri,
menunjukan sebuah kemungkinan faktor genetik, sebuah cerminan dari stress umum dalam keluarga yang sakit, atau
hasil dari praktik pengasuhan
yang buruk oleh orang tua yang
terganggu.
|
Selasa, 10 Mei 2016
Tugas 1 Penerjemahan Bahasa Inggris Berbantuan Komputer
PUTRI AYU AUDINA / 15612757 / 4SA01
Sabtu, 19 Desember 2015
TUGAS 3 Pembelajaran Bahasa Inggris Berbantuan Komputer
NAMA :
PUTRI AYU AUDINA
KELAS :
4SA01
NPM : 15612757
15612757
NO. 7 TYPE A
7. If
a crisis occurs, those unfamiliar with the
procedures wouldn’t A B
know how to handle the situation.
C D
know how to handle the situation.
C D
Answer
: B. Occurs
It should be : Occurred
( If a crisis occurred, those unfamiliar with the procedures
wouldn’t know how to handle the situation.)
wouldn’t know how to handle the situation.)
NO.5 TYPE B
5. Please give
me a few coffee and some
donuts if you have any left.
A B
C
D
Answer : B. a few
It should be : a little
( Please give me a little coffee and some
donuts if you
have any left )
have any left )
NO. 7 TYPE C
7. If
Rudy would have studied German
in college, he wouldn’t have
A
B
found
the scientific terminology
so difficult to understand.
C
D
Answer : A.
would have studied
It should be : had
studied
( If Rudy had studied German in
college, he wouldn’t have
found the scientific terminology so difficult to understand.)
found the scientific terminology so difficult to understand.)
TUGAS 2 Pembelajaran Bahasa Inggris Berbantuan Komputer
Nama : Putri Ayu Audina
NPM : 15612757
Kelas : 4SA01
NPM : 15612757
Kelas : 4SA01
Tugas 2.
Indirect Speech
Bambang said that
around 80 percent of the areas comprise mountains, hills and cliffs. The misty
weather had also made it impossible for their planes to fly.
From the Direct Speech :
“Around 80 percent of the areas comprise mountains, hills and cliffs. The misty weather has also made it impossible for our planes to fly,” said Bambang.
TUGAS 1 Pembelajaran Bahasa Inggris Berbantuan Komputer
Nama : Putri Ayu Audina
NPM : 15612757
Kelas : 4SA01
NPM : 15612757
Kelas : 4SA01
Tugas 1. Direct Speech
“People want to join the batik trend, but due
to a lack of understanding, they buy batik without knowing if it was hand
drawn, stamped or printed", Iwet said.
Jumat, 22 Mei 2015
Landasan Pemikiran Komunikasi Bisnis
A.Dasar Pemikiran Komunikasi
Komunikasi di dalam suatu
organisasi memiliki peran tersendiri dan penting, pada saat kita menganalisa
lebih jauh terdapat korelasi antara komunikasi dengan manajemen,
pengorganisasian dan konsep lainnya. Banyak alasan dan sebab komunikasi
dibutuhkan dan terjadi di dalam kegiatan proses organisasi, salah satu
tujuan komunikasi adalah memberikan informasi kepada para klien, kolega,
bawahan dan penyelia, tujuan yang lain seperti diberi informasi atau
mempengaruhi orang lain. Komunikasi dalam organisasi bisnis ditujukan untuk
menyelesaikan masalah dan membuat keputusan. Komunikasi bisnis juga dapat
dipergunakan sebagai alat mengevaluasi perilaku secara efektif, hal ini setiap
anggota organisasi – perusahaan memerlukan suatu penilaian untuk dapat
mengetahui hal apa saja yang akan dilakukan dan kapan koreksi terhadap prestasi
mereka diperlukan, penilaian ini memerlukan suatu kepekaan dan keahlian
komunikasi.
B. Pengertian Dan Cakupan Bisnis
Pendidikan bisnis atau mengenai bisnis organisasi jika lihat dari
perkembanganya mulai meningkat pada saat dimulainya penggunaan mesin ketik pada
tahun 1714, dan terus berkembang mengikuti arah perkembangan social dan budaya
yang diciptakan oleh manusia, maka dengan demikian orientasi tentang pendidikan
bisnis dan bisnis organisasi akan terus berkembang sesuai dengan tuntutan
masyarakat baik secara local maupun internasional.
Pengetahuan tentang bisnis sangat berkorelasi
dengan pengetahuan lain seperti ilmu manajemen, ekonomi, budaya, komunikasi dan
teknologi, yang juga berkembang mengikuti arah perkembangan masyarakat dan
Negara. Maka pendidikan dan pelatihan tentang bisnis, apapun bentuknya secara
keseluruhan sebenarnya tidak lepas dari memberikan pelatihan untuk pekerjaan
khusus dan mengembangkan keterampilan.
Beberapa ahli telah mengatakan bahwa bisnis sudah menjadi masalah global. Hal
ini disebabkan oleh :
1. Kemajuan di bidang sain dan teknologi semakin
pesat, yang menciptakan system dan proses produksi yang efisien dan efektif,
hal ini kapasitas produksi dapat melampaui batas kebutuhan dalam negeri
sehingga dibutuhkan pemasaran global, yaitu ekspor.
2. Teknologi telah mempercepat pembangunan
sarana dan prasarana transportasi, mobilitas semakin cepat dan efisiensi.
3. Kemajuan transformasi informasi dan
komunikasi sangat pesat, tidak mengenal batas geografis dan telah mempengaruhi
pola bisnis manusia.
Dalam kegiatan bisnis sebenarnya merupakan suatu proses social, bisnis dan
komunikasi, yang sama – sama memulai kegiatanya dengan melakukan produksi.
Untuk komunikasi yang diproduksi adalah informasi dan dalam bisnis yang
diproduksi adalah barang dan jasa. Dalam konteks dewasa ini informasi sudah
menjadi sumber daya atau kategori jenis barang dan jasa yang sangat dibutuhkan
oleh individu dan organisasi. Serta komunikasi dan bisnis, menyampaikan
produknya kepada orang lain. Komunikai dan bisnis sama – sama menimbulkan
reaksi tertentu dan sama – sama memiliki hambatan yang spesifik.
C.Bisnis Dalam Pandangan Komunikasi
Dalam konsep dan azas komunikasi modern yang lebih menekankan pada kebutuhan
komunikan dan kesiapan dari komunikan dalam proses komunikasi, hal ini lebih
pentinga dari fungsi pesan dan tujuan dari komunikator, ini disebabkan oleh
prinsip – prinsip yang lebih modern yang lebih mempertimbangkan dan
memperhitungkan pada peluang dari pada produksinya. Walaupun konsep permintaan
berkaitan dengan konsep permintaan (Anda dapat mempelajari ekonomi mikro),
tetapi dalam kenyataan di pasar tidak secara otomatis jika pada saat kelebihan
barang dan jasa secara langsung akan membuat pasar menjadi jenuh atau
sebaliknya dengan kelangkaan barang dan jasa akan menyebabkan timbulnya suatu
peluang pasar, mengapa demikian, hal ini disebabkan oleh :
1. Secara realita psikologis suatu kebutuhan
dapat diciptakan.
Kebutuhan akan barang secara individual,
dalam kontek ini peluang pasar dapat di buat dengan mekanisme komunikasi secara
berkesinambungan dengan membentuk nilai – nilai social, preferensi dan fungsi.
2. Peluang pasar ditentukan oleh citra,
kebutuhan dan perilaku konsumen tentang barang dan jasa. Jika suatu produk
dapat menyakinkan konsumen dalam hal kredibilitas, memiliki fungsi, ada jaminan
keamanan dan memiliki keunggulan lain, maka peluang pasar akan terbentuk.
Secara umum selalu timbul
permasalahan dimana konsumen – pasar tidak mengetahui informasi dan keberadaa
barang dan jasa di pasar, yang disebabkan umumnya kurang baik dan kurang
memadai dalam menjalankan strategi komunikasi. Hal ini harus dikembangkan
strategi komunikasi yang baik dan efektif ke pasar, yaitu dengan menjalankan
promosi, seperti :
a. Kegiatan hubungan antar manusia
b. Kegiatan hubungan masyarakat
c. Kegiatan advertensi atau iklan
d. Kegiatan promosi melalui media elektronik
e. Kegiatan promosi dan penjualan melalui media
internet
f. Mengembangkan system informasi perusahaan
g. Mengembangkan keahlian komunikator dalam
bisnis
D.Komunikasi Dan Pemasaran
Konsep pemasaran dapat
dikatakan bertumpu pada konsep pokok kebutuhan, keinginan dan tingkat
permintaan terhadap produk atau nilai yang tergantung pada tingkat kepuasan
tertentu yang kemudian menimbulkan transaksi. Pelembagaan suatu transaksi
menimbulkan konsep pasar, jadi pasar secara harpiah adalah tempat atau lokasi.
Pasar adalah tempat bertemukan konsumen atau seseorang yang membutuhkan sesuatu
dan seseorang yang memiliki sesuatu, dalam mekanisme modern terdapat alat
pertukaran yaitu uang atau sejenisnya yang dapaty diterima sebagai alat
transaksi.
E.Konsep Difusi dan Inovasi Dalam Komunikasi
Konsep difusi dan inovasi merupakan suatu studi yang mengkaji efek dari
komunikasi massa, Difusi Inovasi adalah teori tentang
bagaimana sebuah ide dan teknologi baru
tersebar dalam sebuah kebudayaan.
Teori ini dipopulerkan oleh Everett Rogers pada
tahun 1964 dalam
bukunya yang berjudul Diffusion
of Innovations. Everett Rogers mendefinisikan difusi sebagaiproses dimana
sebuah inovasi dikomunikasikan
melalui berbagai saluran dan
jangka waktutertentu
dalam sebuah sistem sosial .
Komunikasi dapat diasumsikan memiliki
kekuatan yang dapat dipergunakan secara sadar untuk mempengaruhi dan mengubah
perilaku masyarakat terutama dalam hal penerimaan dan pembayaran teknologi
baru.
Sumber :
Proses Komunikasi Dalam Perusahaan
Kegiatan Komunikasi dalam Perusahaan
Banyak prinsip manajemen yang harus
diperhatikan, terlebih dalam membicarakan komunikasi yang diselenggarakan oleh
suatu perusahaan. Sebagai suatu organisasi, setiap perusahaan mempunyai
hierarchie (tingkatan) yang mengakibatkan komunikasi didalamnya. Semua ini
mempunyai akibat terhadap penyelenggaraan komunikasi yang juga dapat
mempengaruhi hubungan antar manusia didalam dan diluar perusahaan. Hal ini
berarti bahwa setiap kegiatan komunikasi senantiasa melibatkan orang lain.
Apabila pada satu pihak kegiatan komunikasi menjadi suatu mekanisme
sosialisasi, integrasidan peningkatan kerjasama, maka pada pihak yang lain
kegiatan itu merupakan pencerminan dari situasi sosialisasi dan kerjasama yang
dimaksud. Dengan demikian, maka setiap kegiatan komunikasi mempunyai dua aspek
yaitu aspek aktif dan aspek pasif, aspek aktif merupakan kegiatan yang
bertujuan untuk mempengaruhi situasi dan dapat mengubahnya, sedangkan aspek
pasif adalah pencerminan situasi social yang memanfaatkan komunikasi tersebut.
Proses Komunikasi dalam Perusahaan
1. Ide atau kejadian yang akan diberitakan
2. Komunikator yang akan mengadakan kegiatan
perumusan berita
3. Pesan yang dirumuskan dan disalurkan
4. Menginterprestasikan pesan
5. Tujuan kegiatan pemberitaan
Karena adanya garis wewenang dalam suatu
perusahaan. Dengan sendirinya pola komunikasi berimpit dengan pola garis
wewenang (structured). Oleh sebab itu komunikasi terbanyak mengalir secara
vertical dari atas kebawah. Melalui garis komunikasi diberikan segala petunjuk,
intruksi dan sebagainya. Arus komunikasi sebaliknya, dari bawah keatas membawa
informasi untuk atasan yang kemudian menjadi bahan pertimbangan dalam mengambil
keputusan. Isi komunikasi vertical dari atas kebawah biasanya mengandung unsur
pengarahan, kritik terhadap pekerjaan yang kurang baik dilksanakan bawahan,
informasi yang penting, yang mendidik, meyakinkan dan diarahkan pada
peningkatan partisipasi serta afiliasi atau kohesi ( hubungan) karyawan
perusahaan.
Dalam hubungan ini perlu disebut pentingnya
suatu bagan organisasi yang menjelaskan :
1.Garis hierarchie atau tingkatan
2.Wewenang
3.Hubungan kerja antar bagian
Dengan demikian pola komunikasi dapat
diketahui melalui relevansi jenis dan materi pekerjaan. Hal ini akan menjelaskan
sekaligus apabila ada orang – orang dari bagian lain yang kurang hubungannya
antara satu dengan yang lain dalam bidang pekerjaan mempunyai hubungan yang
erat, bahwa ada sesuatu yang lebih penting dari pada kepentingan pekerjaan yang
mengikatnya. Sehubungan dengan ini perlu disebut apa yang dinamakan “grapevine”
(komunikasi desas – desus atau benalu komunikasi).
Komunikasi Antar Manusia
Suatu lembaga bisnis harus mampu menciptakan
komunikasi antar manusia (human relation) yang kondusif, baik yang bersifat
internal (menjalin hubungan baik dengan anggota komunitas) maupun yang bersifat
eksternal (menjalin hubungan dengan orang diluar komunitasnya).
Komunikasi antar manusia yang bersifat
internal bertujuan mempertahankan integrasi secara psikologis maupun social.
Efek dari stabilitas ini adalah tingkat produktivitas (baik kuantitas maupun
kualitasnya ) yang akan meningkat. Agar kepuasan, loyalitas dan integritas
individu semakin baik, amat pentinglah bahwa dalam komunikasi antar manusia itu
berlaku pengakuan eksistensi individu didalam lingkungannya. Sementara itu,
komunikasi antar manusia yang bersifat eksternal diperlukan karena pusat
pembelian biasanya terdiri atas beberapa orang dengan kedudukan, wewenang,
empati, dan sikap yang berbeda – beda.
Ada kalanya komunikasi interpersonal kurang
mencukupi tuntutan bisnis, karena mempunyai target konsumen yang besar dengan
segmentasi pasar yang secara geografis sangat luas dan tercerai berai (tidak
mengelompok) oleh karena itu tidak perlu ragu – ragu untuk menentukan strategi
massa.
Fungsi hubungan masyarakat mengandung 3 unsur
yaitu :
1.Mempengaruhi pendapat
2.Cara mempengaruhi dengan penyajian yang dapat
diterima
3.Komunikasi yang digunakan dua orang atau
timbal balik
Komunikasi Untuk Menyelesaikan Masalah
Tujuan :
- untuk mempelajari kapan
komunikasi tepat untuk berhubungan dengan masalah – maslah
bisnis
bisnis
- untuk mempelajari bagaiman cara
menciptakan suasana agar pertemuan pertemuan dapat
berhasil
berhasil
- untuk mempelajari bagaiman
menyusun agenda rapat
- untuk mempelajari bagaimana
menyusun sebuah kelompok diskusi
- untuk mempelajari yang bersifat
sebagai pimpinan dan untuk mengetahui keadaan suatu
kelompok.
kelompok.
Ada keuntungan dan kerugian dalam metode
kelompok, alas an utama yang sering disebutkan untuk menggunakan metode –
metode kelompok antara lain :
1.keputusan yang berkualitas lebih baik.
2.keputusan kelompok membuat perkembangan
dukungan yang lebih besar.
3.keputusan kelompok dapat menghasilkan
suatu tekad yang kuat untuk melaksanakan keputusan tersebut.
4.metode rapat atau kelompok menimbulkan
resiko yang lebih efektif dalam proses pengambilan keputusan.
Adapun kerugian metode kelompok ini ada
sejumlah pembatasan untuk mempertimbangkannya :
1.metode kelompok memakan waktu yang cukup
panjang.
2.metode kelompok atau rapat meminta keahlian
atau ketrampilan pemimpin.
3.keputusan kelompok kadang – kadang
menggambarkan rata – rata keahlian dalam kelompok.
4.keputusan kelompok dapat membuat kesalahan
dalam menghasilkan dugaan.
Salah satu cara terbaik untuk memudahkan
kelompok yang efektif adalah dengan menciptakan suatu lingkungan yang baik
dalam mencapai tujuan. Ada beberapa factor yang perlu diperhtikan, antara lain
:
1. motivasi
Sebuah kelompok akan mendapatkan awal yang
baik jika para anggotanya mempunyai rasa saling memerlukan dan motivasi untuk
mengadakan rapat.
2. lokasi rapat
3. merencanakan rapat
Perencanaan adalah salah satu elemen suatu
pokok kesuksesan rapat kelompok.
Sumber : - E-learning Gunadarm
Keuntungan Menjadi Motivator Komunikasi Dunia Bisnis
Point Of Sale Material
Point of sale material atau disebut juga
point of purchase material bentuk komunikasi adanya suatu produk atau jasa
tertentu yang ditawarkan kepada masyarakat.
Point of saleh material biasanya dipasang
atau diletakkan di tempat-tempat yang strategis di dekat produk yang ditawarkan
di toko pengecer. Bentuknya antara lain : poster, display, shelf strip, hanging
flag, leaflet, asbak, dengan logo atau nama perusahaan atau pesan iklan
tertentu. Point of sale material yan baik merupakan bentuk komunikasi dunia
bisnis yang vital dan sangat efesien untuk mengiring minat pembeli, mengarahkan
agar konsumen membeli produk dengan merek tertentu.
Produsen Menyesuaikan Diri dengan Lingkungan
Sebagai konsumen seringkali menghadapi
keragu-raguan, kebingungan dalam menentukan pilihan, hal ini disebabkan
terbatasnya pengertian dan pemahaman terhadap kemampuan barang untuk memenuhi
kebutuhan.Cara-cara memaksa, menyudutkan konsumen tanpa memberi penjelasan yang
benar tentang produk tersebut dapat berakibat macetnya komunikasi antara
produsen dan konsumen.Hal ini disebabkan kekecewaan konsumen karena merasa
tertipu oleh bujukan iklan perusahaan tersebut.
Langkah awal yang harus ditempuh adalah
mengetahui dan memperbaiki kebiasaan komunikasi yang buruk, karena kebiasaan
ini menjadi konsumen semakin pasif.
Kemudian langkah-langkah selanjutnya :
· Jangan
memberikan alasan yang sama
· Jangan
menilai kualitas produk secara berlebihan
· Jangan
menjatuhkan produk sejenis dari perusahaan lain
· Sampaikan
informasi yang sewajarnya
· Tanggapi
dengan segera setiap keluhan konsumen
· Bertindak
secara mantap.
Perilaku Konsumen
Inti persoalan pemasaran adalah bagaimana
konsumen memberikan jawaban terhadap berbagai rangsangan pemasaran yang bisa
diatur oleh perusahaan?Perilaku pembeli sangat dipengaruhi oleh factor-faktor
kebudayaan, social, pribadi dan psikologis.
Strategi pemasaran biasanya tidak akan
melupakan peranan opinion leadership. Kadang-kadang mereka memang bukan
individu yang memiliki otoritas formal.Tetapi Karena keahliannya, kearifannya
atau mungkin karismanya mereka jadi sangat dipercaya oleh masyarakat
lingkungannya untuk memberi nasihat-nasihat tentang pemecahan suatu masalah.
Keberhasilan suatu produk ditentukan oleh
citra (image) yang positif dari konsumen (pemakai). Bila citra sebuah produk
sudah tertanam, konsumen akan mengalami ketergantungan yang sangat kuat akan
produk tersebut. Oleh sebab itu, bila ekspansi pasar telah dilakukan, harus
segera dilakukan juga penelitian (action research) untuk mengetahui poisisi
produk dalam format citra dalam masyarakat.
Menentukan Strategi Komunikasi
Strategi komunikasi yang digunakan dalam
kegiatan bisnis mempunyai berbagai tujuan.Selain memberikan informasi yang
tepat (pemilihan messages) agar komunikasi memperoleh gambaran yang benar
terhadap produk yang ada, komunikasi juga dimaksudkan untuk menghindari
efek-efek psikologis yang cenderung disertai prasangka-prasangka yang
mengakibatkan tidak tercapainya saling pengertian (mutual understanding).
Komunikasi seringkali diberi makna terlalu
sederhana. Komunikasi sesungguhnya merupakan salah satu cara yang dapat
dipergunakan oleh setiap orang untuk mencapai suatu consensus, sehingga
memperoleh apa yang diinginkannya.
Namun demikian, perlu ditegaskan juga bahwa
komunikasi semacam itu baru merupan manifestasi dari naluri. Artinya setiap
orang dapat melakukannya tanpa melalui proses belajar dan berlatih terlebih
dahulu. Dengan adanya modernisasi teknologi di pelbagai bidang telah membuat
manusia menciptakan alat-alat untuk mencapai keberhasilan komunikasi.
Beberapa hambatan komunikasi :
1. Bahasa (semantic)
2. Kebisingan (noise factor)
3. Teknik (technical factor)
4. Ketidaksamaan ruang lingkup pengalaman
(field of experience)
5. Ketidaksamaan pengetahuan (frame of
reference)
Syarat-syarat agar supaya komunikasi menjadi
efektif adalah :
1. Menciptakan suasana komunikasi yang
menguntungkan
2. Menggunakan bahasa yang mudah ditangkap
dan dimengerti
3. Pesan yang disampaikan dapat menggugah
perhatian atau minat di pihak komunikan
4. Pesan dapat menggugah kepentingan di pihak
komunikan yang dapat menguntungkan
5. Pesan dapat menumbuhkan suatu penghargaa
atau reward di pihak komunikan.
Sumber :
- E-Learning Gunadarma
- http://ratnanhana.blogspot.com/2013/05/keuntungan-menjadi-motivator-komunikasi.html?m=1
Langganan:
Komentar (Atom)